Mereka Tidak Butuh Belajar Lagi Karena Pasti Lulus

mereka tidak butuh belajar lagi karena pasti lulus

Siang yang panas bikin kepala ingin bersandar dan tidur. Apalagi habis tryout Ujian Nasional (UN), pasti capek banget dan bawaannya pingin ndlosor. Barangkal itulah yang dirasakan siswa saya. Kebetulan mereka sekolah sambil mondok. Jadi kegiatannya tidak full day lagi, melainkan full time.

Perihal Ujian Nasional yang kini bukan satu-satunya penentu kelulusan, membuat semua  yang terlibat dengan pendikan menjadi santai meski dekat dengan ujian. Kondisi santai inilah yang mungkin menjadi idaman mereka yang menuntut agar UN bukan sebagai penentu kelulusan 100%.

Tapi kalau terlalu santai begini, bagaimana kualitas lulusan sekolah Indonesia ya? Akankah terus -terusan santai dan semua menjadi lulusan dengan intelegensi jongkok?

Sepertinya mereka tidak butuh belajar lagi, sekalipun ujian terus menerus. Toh tanpa belajar pasti bisa lulus. Kelulusan lebih banyak diserahkan kepada sekolah, bukan berdasarkan UN saja.

Yapz, mereka pasti lulus sebagai tanda bahwa mereka pernah sekolah. Ijazah hanya simbol tertulis bahwa seseorang pernah menggunakan seragam sekolah dan naik dari kelas kecil ke kelas yang lebih tinggi.

Jika ijazah hanya berfungsi seperti itu, lalu apa yang bisa mengukur kualitas Sumber Daya Manusia di Indonesia?

Kualitas hanya bisa diamati bagaimana seseorang bersikap dalam kehidupan sehari-hari. Jadi butuh waktu panjang untuk menilai kualitas SDM.

Yang mengkhawatirkan, generasi penerus bangsa ini menjadi sosok generasi produk gagal. Mereka tidak bisa bersaing dengan generasi negara tetangga.


Share

4 Responses to "Mereka Tidak Butuh Belajar Lagi Karena Pasti Lulus"

  1. Pendidikan tinggi tanpa didampingi kompetensi diri tak ada gunanya, orang yang memiliki komptensi baik belum tentu pendidikannya tinggi tapi wawasannya yg luas dan berlogika.

    ReplyDelete
  2. Apakah betul orang berkata, orang pandai kalah dengan orang yang beruntung???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ada betulnya juga. Tapi keberuntungan bisa di dukung oleh pengalaman dan relasi

      Delete

Mulutmu harimaumu. Oleh karena itu jaga komentarmu 😉

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel