Tidur itu Ibadah, tapi Ada yang Lebih Baik dari Tidur

Tidur itu ibadah, tapi ada yang lebih baik dari tidur
Tidur itu ibadah, sebuah ungkapn yang sering terdengar terutama ketika bulan puasa. Namun, meski bukan bulan puasa, sebagian orang tetap menggunakan ungkapan tersebut.  Bahkan tanpa melakukan pendalaman terlebih dahulu terhadap ungkapan tersebut.

Tulisan saya ini berawal ketika pernah menegur siswa yang hampir tiap kali pertemuan selalu mengantuk dan tidur. Karena sudah banyak pergeseran akhlak siswa, maka siswa yang saya tegur menampik teguran saya bahwa tidur itu ibadah.

Saya sempat tertegun sebentar, namun di benak saya mulai kecil selalu diajarkan orang tua untuk selalu kerja keras, bukan tidur. Meskipun di waktu bulan puasa pun harus tetap kerja keras.

Akhirnya saya tetap menyuruh dia untuk bangun dan saya mencoba mengulas kalimat yang dia lontarkan ke saya. Dengan tujuan tidak ada kesalahpahaman dalam bersikap terhadap kalimat tersebut.

Memang dalam islam, tidur itu ibadah. Terutama waktu puasa, dijelaskan bahwa tidurnya orang yang berpuasa dihitung ibadah. Tapi tidur yang bagaimana dan dalam kondisi apa?

Misalkan kita dihadapkan dengan pilihan seperti ini. Saat bulan puasa, di mushola ada kajian atau hataman. Anda diminta atau diundang untuk ikut hataman disaat hendak tidur. Jika disuruh milih, anda pilih yang mana?
Pilihan pertama: anda ikut hataman tapi dengan resiko anda tidak jadi tidur.
Pilihan kedua: anda tidur tapi dengan resiko tidak menghadiri undangan hataman.
Yang mana yang lebih baik menurut anda? 

Kalau saya pribadi, yang lebih baik adalah pilihan pertama. Meskipun meninggalkan tidur, tapi waktu tidur digantikan oleh hal lain yang lebih baik, dimana dalam hal tersebut menghadiri undangan dan mengaji/ hataman.

Tidur memang dianggap ibadah, dibandingkan melakukan kegiatan lain yang membawa mudharat atau dosa.  Misalnya, disekitar anda ada orang begadang sambi ngobrolin gak penting-penting, lebih baik anda tidur saja. Tidur dengan niatan ingin meninggalkan kegiatan yang kurang baik menurut Islam itu ibadah.

Kembali lagi ke masalah siswa yang saya bangunkan tapi dia menyangkal dengan jawaban tersebut. Bagi saya, belajar lebih bernilai ibadah dibanding hanya tidur. Bekerja untuk kebaikan juga ibadah dibanding tidur.



Share

2 Responses to "Tidur itu Ibadah, tapi Ada yang Lebih Baik dari Tidur"

  1. Singkat dah berbobot sekali ilustrasi penjabaran tentang materi yang disampaikan. Pembaca mampu memahami arti tersebut.

    ReplyDelete

Mulutmu harimaumu. Oleh karena itu jaga komentarmu 😉

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel